KPK Belum Akan Meminta Second Opinion Terkait Gangguan Kesehatan RJ Lino

7746af4b-6a91-450c-824e-2accef976b23_169Jakarta, GoSulbar.com -- KPK akan memanggil ulang Richard Joost Lino untuk diperiksa sebagai tersangka pada pekan depan lantaran tersangka kasus dugaan suap pengadaan 3 Quay Container Crane (QCC) tahun 2010 itu sakit.

Namun KPK belum berniat untuk meminta pendapat lain dari dokter terkait gangguan kesehatan yang dialami RJ Lino. "Biasanya kalau nanti panggilan dan misalnya kami masih mendapatkan sesuatu yang ini, biasanya kalau kami ragu, maka KPK akan meminta second opinion," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2016).

Pengacara Maqdir Ismail pada pagi tadi telah datang ke KPK untuk menyampaikan surat keterangan dari dokter bahwa kliennya, RJ Lino, tidak dapat hadir untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Syarif pun menyebut akan segera melayangkan surat pemanggilan ulang pada RJ Lino.

Biasanya memang KPK akan meminta second opinion dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) apabila tersangka beralasan sakit. Namun permintaan second opinion itu dilakukan apabila masalah kesehatan yang dialami tersangka terus menerus dijadikan alasan.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan 3 Quay Container Crane (QCC) tahun 2010, RJ Lino disangka telah melakukan penunjukan langsung pembelian QCC hingga merugikan negara sebesar Rp 60 miliar.

Atas perbuatannya, Lino dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan/atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KKUHPidana.

Tags: