BPBD Mamuju Siapkan 20 Personel Posko Siaga Bencana

Jakarta, GoSulbar.com-- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, menyiapkan 20 personel untuk mengisi posko siaga bencana.

Kepala BPBD Mamuju, Hamdhan Malik mengatakan, posko siaga akan terpusat di kantor BPBD Mamuju, Jalan Ir. Juanda Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju. "Ke 20 personel ini berasal dari tenaga kontrak BPBD Mamuju. Saat bertugas personel akan dibagi dalam tiga shift. Setiap shift terdiri dari enam sampai tujuh orang dan akan berjaga selama 24 jam lamanya," ujar Hamdan, Rabu (24/1).

"Selama ini posko siaga bencana vakum. Jadi kami ingin kembali aktifkan. Insya Allah Senin depan posko ini sudah mulai beroperasi," mantan kepada DLHK Mamuju itu menambahkan.Menurut Hamdhan, untuk memaksimalkan posko siaga bencana, ia tidak akan memberikan beban kerja lain kepada petugas, dalam struktur kantor BPBD Mamuju.

"Mereka khusus berjaga dan menerima pengaduan jika nanti terjadi bencana alam. Tapi bukan berarti mereka bukan lagi bagian BPBD. Mereka tetap bagian dari kami, hanya lokus mereka di bagaian siaga bencana," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Maamuju, Hoa Djon mengatakan, di daerah ini ada sepuluh titik darurat bencana. Lima rawan banjir dan lima longsor. Daerah tersebut tersebar di enam kecamatan.

"Kami pun sudah pasang papan di wilayah itu supaya warga selalu waspada," ujarnya Hoa Djon.

Berikut daftar daerah rawan bencana di Mamuju : 
Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang rawan longsor 
Desa Pasa'bu, Kecamatan Tapalang Barat, rawan banjir 
Desa Botteng, Kecamatan Simboro, rawan longsor
Dusun Sese, Kelurahan Simboro, rawan longsor
Sangkurio, kali Mamuju, Kecamatan Mamuju, rawan banjir 
Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, rawan Banjir 
Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, rawan banjir 
Desa Hinua, Kecamatan Bonehau, rawan longsor
Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, rawan longsor
Desa Pammulukan, Kecamatan Kalukku, rawan banjir, (mt/tt)

Sumber : Tribun timur