Aku Melintasi Batas Demi Menjaga Perasaan Hanya Untukmu

Aku Melintasi Batas Demi Menjaga Perasaan Hanya Untukmu - Ada hal-hal yang tak bisa kujelaskan, namun ini melampaui kemampuanku sebagai seorang manusia sederhana. Aku selalu mencoba menjagamu. Itulah yang selalu aku lakukan. Hingga tiba waktunya kamu malah diambil orang lain.

Engkau mawarku, kaulah cahaya dalam hatiku, kaulah yang selama ini mengisi ruang kosong dalam hatiku. Kehadiranmu sangat tak terduga, kau tak pernah kusadari akan menjadi bagian dari cerita hidupku. Tetapi kepergianmu bersama yang lainnya lebih menyakitkan, kau pergi begitu saja. Engkau tak meninggalkan sepata kata atau-pun pamit.

Kini kau berada dalam pelukan orang lain, setiap saat aku selalu mencoba untuk bisa menerima kenyataan. Tapi tahukah kamu, semakin aku mencoba melupakanmu, detak jantung ini semakin tak karuan. Ada desakan amarah, ada dorongan ego yang membuatku ingin merebutmu kembali dari tangannya.

Kau yang aku sayang, mungkinkah kau bisa kurebut kembali, harapan ini hanyalah harapan. Jika tidak mungkin merebutmu kembali, setidaknya biarkanlah aku bisa selalu melihatmu tersenyum. Jangan pernah sembunyikan dirimu dariku, jangan menghindar dariku, jangan abaikan aku, jangan anggap diriku asing bagimu.

Terkadang rasa marah, pasrah, rasa ingin teriak, dalam suasana hati yang kosong. Inikah yang namanya cemburu? Ia tak bisa kujelaskan, ini tak bisa kuuraikan, tak bisak kuartikan, rasanya benar-benar menyayat. Oh Tuhan bebaskanlah aku dari rasa seperti ini.

Sadarkanlah aku bahwa dia kini adalah milik orang lain yang tak mungkin bisa aku rebut lagi. Biarkan aku menghapus jejaknya dari dalam kehidupan ini. 🙁

#Cerita_Penutup Tahun 2016, sambutlah sukacita di tahun 2017, semoga semua ciptaan-Nya merasa damai.