Jarang Diketahui Wanita Soal Bercinta Bisa Jaga Kesehatan Kulit

Kulit Kencang karena BercintaGoSulbar.com ~ Memperhatikan kesehatan kulit bagi wanita ini adalah hal yang sangat penting. Bahkan tidak jarang para wanita atau cewek rela menghabiskan uangnya demi menjaga penampilan dan kulitnya tetap nampak sehat. Namun tahukah kamu bahwa ternyata berhubungan seks juga bisa menjaga kesehatan kulit.

Loh kenapa berhubungan seks bisa membantu menjaga kesehatan kulit bagi wanita? Bukankah justru ini membuat kulit justru akan kusam karena telah terjadi kerusakan pada bagian intim kewanitaan. Tetapi nyatanya berbanding terbalik.

Tentunya info ini dimaksudkan bagi wanita yang telah menikah tentunya, tohh kalau ada yang sudah berhubungan seks di luar nikah mungkin akan mendapat manfaat yang sama. Tetapi ada baiknya jangan melakukan hubungan seks di luar ikatan pernikahan.

Kembali pada persoalan kulit sehat karena sering bercinta atau berhubungan dengan suami. Bagaimana penjelasannya?

"Seperti aktivitas fisik yang kuat, seks juga membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga aliran oksigen ke kulit serta organ lainnya meningkat. Nah, lancarnya aliran oksigen bisa mencerahkan kulit serta membuat kulit bercahaya," tutur dermatolog bersertifikat dr Joel Schlessinger, MD.

Ia menambahkan, hubungan intim bisa meningkatkan denyut jantung sehingga aliran darah lebih lancar. Peningkatan aliran darah ini salah satunya bermanfaat untuk membuat bibir tampak lebih berisi. Begitupun ketika mencapai orgasme, maka tubuh wanita akan melepaskan estrogen yang bisa meningkatkan kadar kolagen pada kulit.

Dengan begitu, keriput di kulit bisa berkurang dan kulit pun lebih elastis. Apalagi, stres yang kerap dialami wanita juga berkontribusi pada pelepasan hormon stres kortisol yang dapat menyebabkan keriput. Dikutip dari Women's Health, Schlessinger juga menuturkan bahwa seks tidak hanya baik untuk kulit.

Sebab, penelitian menunjukkan rutin bercinta rutin dengan kedua belah pihak merasakan kepuasan, bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap dan memetabolisme nutrisi dengan efektif. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi tubuh seperti vitamin dan mineral lebih mudah terpenuhi sehingga berpengaruh baik untuk pertumbuhan rambut dan kuku yang sehat.

Sementara, perasaan santai dan rileks setelah mencapai orgasme dikatakan ahli bedah plastik Nicholas Sieveking, MD juga bisa membuat tampilan wajah lebih segar dan berenergi terutama di pagi hari. Ketika malam harinya Anda bercinta, setelah mencapai orgasme maka akan dihasilkan hormon oksitosin.

"Hormon itu sering disebut hormon berpelukan yang bisa membuat suasana hati lebih baik. Nah, setelah melakukan hubungan seks, oksitosin akan membanjiri otak. Sehingga, sesudah bercinta, suasana hati bisa lebih baik dan Anda bisa merasa lebih fresh. Dan itu baik untuk kondisi kulit," tutur Sieveking.

Kulit Kering Bisa Ganggu Penampilan Sehari-hari?

Kondisi kesehatan kulit merupakan salah satu penunjang kepercayaan diri seseorang terhadap penampilannya. Nah, ada beberapa kondisi kulit yang terlihat sepele tapi bisa sangat mengganggu, salah satunya kulit kering.

Dikatakan dr Eddy Karta SpKK, kulit kering yang umumnya dialami orang-orang berusia muda selain disebabkan karena faktor genetik juga bis aterjadi karena sering terkena angin dan mandi dengan air terlalu panas.

"Untuk itu pemakaian pelembab diwajibkan. Pagi dan siang hari menggunakan tabir surya dan malam hari menggunakan pelembab," kata dr Eddy ketika berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Sabtu (2/8/2014).

Untuk jenis pelembab yang digunakan, menurut dr Eddy ada baiknya disesuaikan dengan kebutuhan yaitu seberapa kering kondisi kulit. Beberapa jenis pelembab yang digunakan bisa body lotion, body butter atau petroleum jelly.

"Semakin kering kulitnya, sebaiknya gunakan yang kandungan minyaknya lebih banyak,' imbuh dokter yang praktik di EDMO Clinic Jakarta Selatan ini.

Sementara itu, nutrisionis Leona Victoria Djajadi, BSc, MND mengatakan untuk mengatasi kulit kering ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, pastikan konsumsi cairan sudah mencukupi terutama bila banyak melakukan aktivitas, berada di bawah terik matahari atau ruang dingin ber-AC.

Kemudian, jangan lupa cukupi kebutuhan lemak baik yaitu lemak tak jenuh yang bisa didapat dari ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan polong-polongan untuk menjaga elastisitas kulit. Lalu, cukupi kebutuhan vitamin C dan E yang banyak terdapat di buah-buahan juga sayur-sayuran.

"Ada baiknya menggunakan body lotion yang natural setelah mandi sementara memperbaiki dietnya. Juga bisa ditambah dengan suplemen omega 3 dan vitamin C atau E untuk solusi jangka pendek," terang wanita yang meraih gelar Master of Nutrition and Dietetics dari University of Sydney ini.

Inilah yang Paling Diinginkan Wanita Ketika Bercinta

Paling Diinginkan Wanita Ketika Bercinta

Untuk urusan ranjang, wanita dikenal sebagai sosok yang malu-malu mengungkapkan keinginannya. Tapi, baru-baru ini sebuah studi yang dilakukan salah satu perusahaan sex toy mengungkapkan apa hal yang paling diinginkan wanita ketika di ranjang.

Dalam studi tersebut, lebih dari setengah wanita dengan persentase 51 persen mengatakan mereka sebenarnya ingin bisa mendominasi pasangannya. Bahkan, 67 persen wanita mengaku mereka bisa dengan gamblang mengutarakan apa yang diinginkan ketika bercinta pada pasangannya.

Sayangnya, ketika foreplay kurang maksimal, responden wanita mengaku sulit mencapai orgasme hanya dengan penetrasi. Sehingga, sekitar 53 persen dari mereka mengaku terpaksa berpura-pura orgasme dengan tujuan menjaga perasaan pasangan dan ingin segera menyelesaikan sesi bercinta. Sedangkan, hanay 17 persen responden pria yang mengaku pernah memalsukan orgasme.

"Dengan tegas, 48 persen wanita mengatakan dirinya harus memberi rangsangan sendiri supaya terbantu orgasme. Sebanyak 42 persen wanita mengatakan penetrasi paling mungkin memberi mereka big orgasme sedangkan hanya 30 persen yang mengaku bisa merasakan big orgasme saat mendapatkan seks oral," tulis salah satu peneliti.

Selain itu, diketahui pula sebanyak 65 persen wanita bisa blak-blakan dengan pasangannya karena mereka merasa dekat dan hubungan itu terjadi karena selama ini, kedua belah pihak selalu menjaga keintimannya. Misalnya dengan cara-cara non-seksual seperti berpelukan, mengobrol, atau sekadar bermesraan.

"Salah satu elemen penting dari perkembangan seksual sosial baru-baru ini adalah bagaimana wanita bisa lebih terbuka dan menyadari bahwa mereka jugalah yang menentukan kepuasannya di ranjang. Mereka harus bisa bertindak jika ingin merasa lebih puas," tutur dr Becky Spelman, psikolog sekaligus pakar hubungan suami istri.

Apalagi, menurut Spelman tren yang berkembang di masyarakat selama sepuluh tahun belakangan yakni wanita cenderung tabu untuk membicarakan apa yang ia inginkan ketika di ranjang. Sehingga, wanita kerap dianggap sebagai pihak yang submisif alias menerima begitu saja apa yang dilakukan pasangan.

"Komunikasi itu penting bagi hubungan suami istri, termasuk saat mereka bercinta. Saat ini, bukan lagi zaman wanita tidak boleh menyuarakan pemikirannya terkait urusan ranjang," tegas Spelman, dikutip dari Daily Star pada Kamis (10/12/2015).

Sesi Bercinta Seperti Ini Diam-diam Didambakan Pasangan Suami Istri

Bagi pasangan suami istri, hubungan di ranjang bisa jadi salah satu rutinitas yang memegang andil besar demi mempertahankan keharmonisan rumah tangga. Dilakukan di malam hari dengan posisi bercinta yang itu-itu saja bisa lho membuat pasutri bosan.

Nah untuk memberikan variasi bercinta, mestinya para suami dan istri perlu menjajal beberapa tipe hubungan intim agar tidak bosan. Sebab, diam-diam pasutri bisa saja lho mendambakan tipe bercinta seperti ini.

Apa saja? Berikut tipe-tipe bercinta yang dimaksud?

  1. Seks 'liar'
  2. Seks make-up
  3. Bercinta saat liburan
  4. Bermain peran
  5. Bercinta dalam keadaan lusuh