Tiga Hal Jadi Pertimbangan Warga asal Sulbar Ber-KTP Sulsel Pilih NH-Aziz

Jakarta, GoSulbar.com - Perhelatan Pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 tinggal berhitung bulan.

Dukungan bagi pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) pun semakin massif mengalir.

Tidak hanya dari masyarakat lokal, tapi juga warga Sulbar ber-KTP Sulsel. Mereka solid mendukung pasangan nasionalis-religius itu dengan berbagai alasan maupun pertimbangan. Secara garis besar, terdapat tiga alasan utama warga Sulbar ber-KTP Sulsel menjatuhkan pilihan kepada NH-Aziz.

Pertama, sosok NH merupakan orang yang memiliki peran besar di balik pembentukan Sulbar.

Saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI, NH merupakan salah satu wakil rakyat yang sangat getol memperjuangkan pembentukan Sulbar.

Bahkan, banyak orang tidak mengetahui bahwa NH merupakan penandatangan pertama hak inisiatif DPR RI untuk pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sulbar.

Berkat dukungan Ketua Harian DPP Golkar itu, DPR-RI akhirnya mengesahkan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2004 tentang Pembentukan Provinsi Sulbar menjadi Provinsi ke-33 di Indonesia pada 22 September 2004.

"Nama saya setelah nama beliau (NH). Waktu itu NH hanya menyatakan satu hal, Kalau untuk kepentingan masyarakat banyak, ayo kita berjuang bersama," sebut tokoh Sulbar di pusat, Ibnu Munzir, Selasa (26/12/2017).

Pertimbangan kedua, NH merupakan tokoh yang pernah mewakili Sulbar melenggang ke Senayan.

Kala itu, NH didaulat sebagai wakil rakyat dari Polewali Mamasa (Polmas), sebelum adanya pemekaran menjadi Polewali Mandar (Polman) dan Mamasa.

Hubungan itu tidak bisa dihapus, dimana NH pun sampai sekarang merasa memiliki hubungan emosional yang erat dengan masyarakat Sulbar, khususnya daerah eks Polmas.

Pertimbangan terakhir alias ketiga, NH dianggap merupakan tokoh yang sangat berkontribusi dalam gerakan koperasi di Sulbar.

Sejak dulu hingga sekarang, Ketua Umum Dekopin itu merupakan tokoh yang selalu memperjuangkan pertumbuhan koperasi di Tanah Mandar. Toh, NH memang bertekad membuat koperasi kembali hadir sebagai soko guru perekonomian nasional.

"Jadi kalau masyarakat Sulbar cari benang merah kontribusi NH atas pembentukan Sulbar, inilah jawabannya. Jadi kalau NH bertekad mewujudkan provinsi Luwu Raya, bukan cerita kosong itu," kata Ibnu Munzir. (LS)

Sumber : Tribunnews.com