Hakim Memvonis Pelaku Pembunuhan Pegawai RSUD Polman

Hakim Memvonis Pelaku Pembunuhan Pegawei RSUD Polman

Hakim Memvonis Pelaku Pembunuhan Pegawei RSUD Polman

Jakarta, GoSulbar -- Majelis Hakim memvonis pelaku pembunuhan pegawei RSUD Polman dengan hukuman 10 tahun penjara. Sidang putusan kasus pembunuhan pegawai RSUD Polewali Mandar yang menewaskan Fatur (34) beberapa waktu lalu digelar di Pengadilan Negeri Polman, Jumat (9/6).

Terdakwa duduk di kursi pesakitan menggunakan celana jeans dan baju kemeja warna abu­abu dengan peci hitam. Terdakwa didampingi oleh tiga penasehat hukumnya yakni Amin Sangga, SH, MH, Abdul Kadir, SH dan Sukriwandi, SH.

Usai membacakan putusan sidang, terdakwa langsung dievakuasi aparat guna menghindari amukan dari keluarga korban. Penasehant hukum terdakwa Abdul Kadir, SH, mengatakan, dengan hasil putusan ini akan pikir­pikir dulu. Dalam waktu satu minggu akan menentukan sikap, apakah akan melakukan banding atau tidak.

"Anak ini dijatuhi pasal 340, dengan putusan 10 tahun. Berdasarkan undang­undang sistem peradilan anak, putusan tersebut adalah maksimal," ujarnya usai sidang.

Jaksa Penuntut Umum Sugiharto mengatakan, jika terdakwa menerima, maka JPU juga akan menerima. Tapi kalau dari penasehat hukum terdakwa mengajukan banding, pihaknya juga akan banding.

"Ya, kami lihat dulu dari terdakwa. Jika mau banding kami juga banding," terang Sugiharto.

Adapun Burhanuddin pihak keluarga korban menyerahkan kasus ini kepada pihak kejaksaan. Keluarga korban akan meminta dari pihak kejaksaan pertimbangan untuk menerima putusan ini. Akan tetapi, beberapa keluarga korban yang lain tidak menerima putusan sidang, mereka menginginkan terdakwa dihukum seberat beratnya. (bn/fm)