Dua Kandidat Bupati dan Wakil, Bersaing Pada Pilkada Polewali Mandar

Jakarta, GoSulbar.com-- Dua pasangan kandidat bupati dan wakil bupati incumbent Polewali Mandar Sulawesi Barat, Andi Ibrahim Masdar – Muh Natsir Rahmat, dan pasangan Salim S Mengga – Marwan secara resmi mendaftarkan diri pada hari pertama pendaftaran calon di kantor KPU Polman, Senin (8/1/).

Ibrahim - Natsir melenggang bersama tujuh partai pendukungnya. Sementara pasangan Salim – Marwan yang diusung tiga partai pendukungnya melangkah ke kantor KPU dengan semangat dan tekad untuk memenangi kompetisi politik lima tahunan tersebut Pasangan Ibrahim - Natsir resmi mendaftarkan diri sekitar pukul 10.00 wita. Ribuan orang pendukung dari tujuh partai pengusungnya berjalan kaki dari kediaman pribadi Andi Ibrahim Masdar (AIM) ke kantor KPUD Polman.

Pasangan bupati incumbent ini diantar dengan musik rebana tradisional Mandar dan Pakkalindaqdaq atau seni berpantun ala Mandar. Sebelum berjalan kaki menuju ke KPU Polman, Andi Ibrahim Masdar dan Natsir Rahmat mendeklarasikan dukungan dari tujuh. Partai pendukungnya, yaitu Partai Golkar, PDI Perjuangan, PAN, Gerindra, PKS, PKPI, dan PKB.

Seusai mendaftarkan diri, Andi Ibrahim memastikan tujuh partai minus Partai Hanura telah resmi mengantongi rekomendasi dari pengurus DPP partai pendukungnya. Ibrahim menyatakan, selama masa cuti kampanye semua sistem pemerintahan akan berjalan seperti biasanya. “Saya tidak deklarasi, tapi saya langsung menunggu jadwal kampanye,” kata Ibrahim.

Sementara pesaingnya, pasangan Salim – Marwan, resmi mendaftarkan diri ke KPU Polman sekitar pukul 16.00 Wita setelah memastikan menerima surat dukungan Partai Nasdem secara resmi yang ditandatangani oleh Surya Paloh.

Saat ditanya soal koalisi gemuk yang menjadi rival politiknya pada Pilkada Polman, Salim  menyatakan, koalisi gemuk bukan jaminan menjadi pemenang, melainkan justru bisa jadi merepotkan. Kemenangan koalisi, menurut Salim, tergantung apakah semua mesin partai bekerja atau tidak.

“Dari dua pasangan calon yang mendaftar di KPU, secara substansial hampir dipastikan semuanya sudah lengkap,” ucap M Daniel. Meski KPU telah membuka kesempatan kepada calon perseorangan, tetapi hingga batas waktu pendaftaran berakhir, tak satu pun pasangan yang mengajukan diri sebagai pasangan calon bupati Polman lewat jalur perseorangan.

Meski tak ada aksi protes atau tanda-tanda keributan, aparat kepolisian bersama TNI yang mengamankan jalannya pendaftaran melakukan pengamanan ketat. Warga biasa tidak diperkenankan merapat, apalagi masuk ke area kantor KPU. Para jurnalis yang tidak mengantongi kartu identitas resmi dari KPU juga tidak diperkenankan masuk ke lokasi pendaftaran.(mt/tt)

Sumber : Kompas.com