Resmikan Pabrik Sawit di Mamuju Tengah, Ini Harapan Wagub Sulbar

Jakarta, GoSulbar.com-- Wakil Gubernur Sulbar, H. Enny Angraeny Anwar didampingi Bupati Mamuju Tengah, H. Aras Tammauni, meresmikan PT. Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) di Kabupaten mamuju Tengah.

Ketua DPRD Sulbar Amelia Fitri Aras dan Ketua DPRD mamuju Tengah, turut hadir dalam peresmian perusahaan yang bergerak pada pengelolaan kelapa sawit dengan kapasitas 90 ton terbagi dalam dua tahap. Direktur PT. Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) Juaman, menuturkan PT WKSM mulai melakukan penanaman modal pada Maret 2013 dan membangun pubrik pada Maret 2017.

"Yang pertama 45 ton, selanjutnya yang kedua akan diselesaikan dalam waktu lima bulan kedepan. Kami berada disini dengan satu tujuan ingin membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat sekitar," katanya, Kamis (15/2).

Ia berharap, dengan beroperasinya pabrik ini, dapat didukung sepenuhnya oleh masyarakat utamanya semua jajaran pemerintahan di Sulbar. Bupati Mamuju Tengah H. Aras Tammauni, juga sangat mengharapkan kehadiran PT. WKSM membuat mamuju Tengah sebagai Kota Terpadu Mandiri (KTM) selangkah lebih maju.

Olehnya, kata H. Aras, meminta kepada semua masyarakat untuk mendukung keberadaan perusahaan tersebut karena keberadaan banyak mendorong peningkatan pembangunan, salah satunya pembangunan jalan. Namun bukan berarti kita berharap sepenuhnya pada perusahaan. Tapi kita butuh kerjasama yang baik," ujarnya. Menurut orang nomor satu di Mamuju Tengah itu, Jika kerjsama antara masyarakat dan swasta serta swasta dan pememerintah terjalin dengan baik, Kabupaten termudah di Sulbar ini akan keluar dari ketertinggalan.

Sementara Wakil Gubernur Sulbar berharap, pembangunan pabrik minyak kelapa sawit ini dapat mendukung pembangunan dan peningkatan perekonomian di Sulbar, khususnya di Kabupaten Mamuju Tengah. "Semoga Mamuju Tengah dapat berkembang pesat dengan kehadiran perusahaan ini, yang tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga lokal sehingga kesejahteraan keluarga dapat meningkatkan," tambahnya. (mt/tt)

Sumber : Tribun Timur