Pada Suhu Minus 35 Derajat, Bagaimana Kinerja Pelumas Fastron?

112945_fastronLevi, GoSulbar.com - Oli Fastron tidak hanya dijual di Indonesia, PT Pertamina Lubricants pun sudah mengekspor ke beberapa negara termasuk ke negara yang memiliki suhu udara yang ekstrem.

Pertamina Lubricants mengklaim olinya ini tetap bisa digunakan di suhu udara minus 35 derajat. Passenger Car Manager Retail Marekting PT Pertamina Lubricants Eko Ricky Susanto menuturkan kepada reporter Aditya Maulana yang ikut dalam acara Fastron Winter Driving Experience 2015 di Levi, Finlandia.

Menurut Eko, oli Fastron meskipun diproduksi di dalam negeri (Indonesia), tapi sudah mengikuti spesifikasi internasional. Salah satunya, oli Fastron itu selain cocok digunakan di Indonesia dengan kondisi panas atau tropis, juga cocok digunakan di negara dengan memiliki 4 musim termasuk musim dingin.

"Kita punya Fastron Gold 5W-30 dan Tekno 10W-40 dan 15W-50. Oli itu masih oke digunakan di negara-negara musim dingin karena dilihat dari kekentalannya, karena semakin kecil angka di belakang W (menandakan Winter) itu maka semakin bisa melumasi pada suhu dingin," beber Eko.

Ia mencontohkan, oli Fastron 5W itu bisa digunakan pada mobil dengan kondisi udara atau suhu udara di luar sampai minus 35 derajat. Sewaktu start up awal oli masih bisa mengalir untuk melumasi mesin, dan ketika suhu minus 35 derajat, oli itu tetap berfungsi normal melumasi mesin.

"Kita pernah ujicoba di tahun 2010 atau 2011 Fastron Goes to Europe dari Indonesia menuju ke Roma mengikuti jalur sutranya Marcopolo dengan menggunakan Toyota Fortuner. Dalam pengujian itu dihadapkan beberapa musim seperti panas, dingin sampai minus 35 derajat. Total kurang lebih 24.000 km, hanya 2 kali ganti oli. Hasilnya setelah diuji coba dan dites di laboratorium dan lain-lain masih oke secara kualitas," katanya.

Eko menambahkan, Pelumas Fastron ini juga tidak kalah dengan produk-produk global sekalipun, karena memang secara spesifikasi, oli Fastron sudah memenuhi standar internasional atau yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil.

Tags: