Kapolda Metro Jaya: Dugaan Sabotase Banjir Jakarta Sangat Kecil

kabel8JAKARTA, GoSulbar.com ~ Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menyatakan, kemungkinan sabotase banjir Jakarta dengan sengaja membuang bungkus kabel di gorong-gorong kawasan Istana Merdeka sangat kecil. Akan tetapi soal kelalaian dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih terus didalami.

"Kecil (kemungkinan), sementara ya. Sementara ini saya belum menemukan unsur sabotase," kata Irjen Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/3).

Sementara itu Tito mengatakan, soal kelalaian dari PLN, Kapolda akan mendalami hal tersebut. "Kelalaian mungkin bisa. Nanti kita lihat SOP-nya PLN seperti apa," lanjutnya.

Akan tetapi, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan adanya tindak pidana dalam kasus ini. Mengenai dugaan adanya pencurian, polisi pun masih mendalami dan mencari residvis kasus pencurian kabel tahun 2015 lalu.

Irjen Tito menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pihak PLN, kabel tersebut kemungkinan milik PLN. PLN memberi keterangan bahwa kabel lama tersebut tidak diangkat karena ongkosnya yang tinggi sehingga kemudian kemungkinan dimanfaatkan oleh pelaku pencurian kabel.

Polisi menduga, adanya kesengajaan dari PLN untuk membiarkan kabel-kabel tersebut sehingga dimanfaatkan pelaku pencurian.

"Nah menurut keterangan PLN itu kabel ini yang ditanam di bawah tanah ada yang tidak digunakan kemudian mereka membentuk jaringan baru. Nah jaringan lama ini enggak diangkat karena biaya untuk ngangkatnya itu lebih tinggi dibanding nilai ekonomisnya dari kabel bekas yang sudah bertahun-tahun itu," pungkas Tito.