Kadis Pertanian: Mamuju Surplus 103.452 Ton Beras Tahun 2017

Jakarta, GoSulbar.com-- Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) Muliadi, menyebutkan persediaan beras di Kabupaten Mamuju mengapami surplus sebanyak 103.452 ton.

Ia mengatakan, hal itu berdasarkan hasil gabah kering panen di Mamuju Sulbar pada tahun 2017 sebanyak 212. 480 ton. "Dikurangi dengan simpanan petani untuk Bulog sekitar 10 persen. Sehingga masih tersisa 191.232 ton gabah kering panen," katanya.

"Jika ini dijadikan beras, hasilnya mencapai 110.914 ton beras. Kemudian diambil 3000 ton untuk persediaan gudang Bulog. Sisahnya masih ada sekitar 107.914 ton beras," tambahnya. Ia menjelaskan, untuk kebutuhan konsumsi beras di Mamuju per tahunnya sebesar 4.462 ton beras.

"Sehingga masih ada kelebihan atau surplus beras sekitar 103.452 ton beras, di Mamuju Jika ini diuangkan Rp. 827.616.000.000," ujarnya. Dari situ, Muliadi mengaku heran jika ada pelarangan kepada petani untuk menjual gabah ke luar daerah.

"Kita ini kelebihan untuk tahun 2017. Karena itu sudah dihitung berapa yang diambil Bulog dan kebutuhan konsumsi petani. Pertanyaan mampu tidak pengusaha di Mamuju ditampung semua dengan nilai sebesar itu," katanya.

Ditanya soal kisruh Peebup yang disoal para patani, Muliadi mengaku enggang memberikan komentar jauh.

"Sekarang kesepakantan harga dilapangan itu mencapai Rp 4.900 per kilo. Sementara harga pemerintah 4.500. Tapi dilapangan ini bisa berpariasi. Namun di laur daerah banyak pengusaha yang ingin membeli hingga Rp 5000 ke atas perkilonya," tuturnya, Sabtu (3/1). (mt/tt)

Sumber : Tribun timur