Jokowi Terlambat Atasi Keributan Para Pembantunya di Ruang Publik

Ribut Ribut Menteri Kabinet KerjaGoSulbar.com ~ Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai terlambat dalam memberika solusi soal ribut-ribut para menterinya di rana publik. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) melalui Sekretaris Fraksinya di Senayan, Dadang Rusdiana mengatakan, marah-marah Jokowi sudah terlambat.

Keributan antar menteri di lingkungan Kabinet Kerja bukan kali ini saja terjadi. Sehingga seharusnya Jokowi belajar dari hal tersebut. Menurut Dadang keributan menterinya bisa berdampak pada menurunnya wibawa Jokowi Sendiri.

"Perdebatan ini kalau dibiarkan terus akan menggerus kewibawaan Presiden." kata Dadang Kamis, (3/3/2016).

Hal ini wajar diutarakan Dadang sebab sejauh ini Presiden Jokowi sudah sering memberi himbauan agar para menterinya tidak membuat keributan di ruang publik. Akan tetapi sepertinya teguran itu tidak diindahkan.

Dadan sendiri mengatakan, Presiden Jokowi hendaknya mengambil langkah yang lebih tegas. Alasannya, apabila silang pendapat itu dibiarkan maka, membuat kinerja pemerintahan tidak efektif. Dadang memberikan Solusi dua hal yakni, panggil menterinya atau langsung diganti saja.

"Tindakan nyata itu bisa mulai dari yang teringan, panggil keduanya atau mereshuffle keduanya," lanjut Dadang.

Berikut ini 6 ribut-ribut para Menteri Kabinet Kerja;

  1. Silang Pendapat Proyek pembangkit listrik 35.000 MW
  2. Ribut-ribut soal perpanjangan kontrak Freeport
  3. Kasus impor beras
  4. Polemik mega proyek kereta cepat
  5. Polemik Pembangunan kilang Blok Masela di Maluku
  6. Ribut-ribut soal Pt Garuda Indonesia.

(vn).

No Response

Leave a reply "Jokowi Terlambat Atasi Keributan Para Pembantunya di Ruang Publik"