Giliran Polsek Se-Jakarta Pusat Gelar Simulasi Penanganan Teror

ertyuiJakarta, GoSulbar.com -- Jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Jakarta Pusat menggelar simulasi penanganan teror. Simulasi dilakukan di masing-masing Polsek dan mengerahkan seluruh anggota mereka hingga pimpinan Polsubsektor. Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, simulasi dilakukan secara serentak di Polsek Polsek Metro Gambir, Polsek Metro Tanah Abang,

Polsek Metro Menteng, Polsek Sawah Besar, Polsek Kemayoran, Polsek Senen, Polsek Cempaka Putih dan Polsek Johar Baru. Simulasi penanganan teror ini dipimpin oleh masing-masing Kapolsek.

"Simulasi dilakukan untuk menghadapi serangan bom, serangan kelompok bersenjata dan juga penyaderaan," ujar Suyatno kepada wartawan, Jumat (29/1/2016).

Inti dari prosedur simulasi yakni perlawanan, pengamanan markas komando, Kapolsek dan Wakapolsek, pengamanan tahanan dan pengamanan gudang senjata. Simulasi dilakukan seolah-olah penyerangan tersebut benar-benar terjadi.

Dalam skenario simulasi, ada beberapa orang teroris yang tiba-tiba datang menyerang pos penjagaan Polsek. Mereka melumpuhkan polisi yang berjaga di pos dan merangsek masuk ke area dalam gedung. Para teroris menyandera anggota polisi lainnya sebagai umpan agar Kapolsek keluar dari ruangan.

Kemudian terjadi adu tembak antara teroris dan polisi. Dari berbagai sudut, para polisi langsung melakukan perlawanan. Sebagian lainnya langsung mengamankan Kapolsek, para tahanan dan gudang senjata.

Tak lama kemudian para teroris berhasil dilumpuhkan. Dalam menanggulangi aksi teror tersebut, mereka tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP). Simulasi berjalan lancar berkat kerjasama yang bagus antar anggota kepolisian.

"Pelaksanaan simulasi berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kemudian dilanjutkan dengan analisa dan evaluasi di masing-masing Polsek," kata Suyatno. Suyatno menegaskan, saat ini telah memiliki SOP penanggulangan teror, kelompok bersenjata dan pembebasan sandera.

Dengan simulasi ini, diharapkan aparat kepolisian lebih sigap dalam menangani aksi teror. Sebelumnya, simulasi penanganan teror juga telah dilakukan di Polres Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Kapolres Kombes Hendro Pandowo pada Kamis (28/1) kemarin.

Simulasi ini sempat mengagetkan warga setempat karena mengira terjadi aksi teror sungguhan. Namun polisi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan simulasi dan menenangkan warga.

Tags: