BREAKING NEWS, Polri Pastikan Kasus Abraham Samad belum Selesai

Abraham SamadJAKARTA, GoSulbar.com ~ Layu satu tumbuh seribu, begitupula dengan kasus yang menjerat Abraham Samad. Polri mengatakan saat ini kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tidak berpengaruh pada kasus lain yang tengah menjerat Samad.

Demikian hal tersebut diutarakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Agus Rianto. Menurut Rianto masih ada satu kasus lagi yang tengah ditelisik Polri. Kasus yang dimaksud Rianto ialah kasus rumah kaca.

Agus Rianto mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan dari pengadilan sehingga tidak ada alasan untuk menghentikan kasus tersebut.

"Sepanjang tidak ada putusan dari penyidik tentu proses akan berlanjut," kata Agus di Mabes Polri, Jumat (4/3).

Dalam kasus rumah kaca, Abraham Samad dituduh telah melakukan lobi-lobi politik kepada Presiden Joko Widodo pada saat Pemilu Presiden 2014 silam. Adapun yang dimaksud ialah membantu memuluskan pengamanan salah satu perkara pidana yang menjerat politisi PDI-P, Emir Moeis.

Abraham Samad dalam kasus itu diduga meminta posisi strategis yakni sebagai pendamping Jokowi pada Pemilu Presiden 2014.

Menurut Agus Rianto kasus ini tidak bisa dihentikan begitu saja kendati kasus lainnya telah dihentikan. 

"Menghentikan kasus yang diproses ada pertimbangan hukumnya. Yang dilaporkan terbukti apa tidak" lanjut Agus.

Agus mengatakan perkara Abraham Samad bisa dihentikan apabila cukup bukti tidak terlibat atau demi hukum. Adapun demi hukum diutarakan yakni apabila kasus yang menjerat tersangka sudah kadaluarsa atau tersangka meninggal dunia.

Seperti diketahui Abraham Samad dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan telah melanggar Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Tindak Pemberantasan Korupsi.

Pelaksana tugas Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, Abraham melakukan lobi politik kepada dirinya agar mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden.

Namun, saat itu Hasto tidak dapat menjanjikan apa-apa karena pemilihan presiden masih jauh dan Megawati Soekarnoputri belum memutuskan siapa pasangan yang diusung PDI Perjuangan.

Pertemuan berlangsung tak hanya sekali. Namun, akhirnya Jokowi memilih Jusuf Kalla menjadi cawapresnya.

KASUS ABRAHAM SAMAD DIDEPONERING

Kasus yang menjerat mantan pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto akhirnya dideponering atau dikesampingkan perkara demi kepentingan umum ole Jaksa Agung Prasetyo.

Keputusan tersebut diumumkan Prasetyo dalam jumpa pers, Kamis (3/3/2016) di kantor Kejaksaan Agung.

Alasan Jaksa Agung memutuskan hal tersebut adalah setelah mempertimbangkan sejumlah fakta.

Akhirnya atas dasar fakta itu Jaksa Agung menggunakan hak prerogatif yang diberikan pasal 35 huruf c Undang-undang nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan untuk mengambil keputusan.

“Keputusan yang diambil adalah mengesampingkan perkara, deponering perkara atas nama Abraham Samad dan Bambang Widjojanto,” kata Prasetyo.

Dia menegaskan, pengesampingan perkara dilakukan semata-mata demi kepentingan umum.

“Semenjak diputuskan maka perkara atas nama AS dan BW mantan ketua dan wakil ketua KPK dinyatakan berakhir, ditutup, dan dikesampingkan,” tegas Prasetyo.

Pria tersebut juga berharap dengan diputuskan pengesampingan perkara Samad dan BW, semua pihak dapat menerima dan memahami.

Abraham Samad menyandang status tersangka pemalsuan dokumen 2007. Sedangkan BW dijerat sebagai tersangka memerintahkan kesaksian palsu di persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 2010 di Mahkamah Konstitusi. (vn/kc)

No Response

Leave a reply "BREAKING NEWS, Polri Pastikan Kasus Abraham Samad belum Selesai"