Panasnya Jakarta Tak Menyurutkan Niat Sungai untuk “Berselimut”

Jaring Tutupi Kali Item Belakang Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat

Jakarta, Gosulbar.com -- Sebagai metropolitan memang tak mudah untuk membenahi Jakarta, butuh pemimpin yang bermental lebih keras dari baja namun hati lebih lembut dari kain sutra. Jadi kalau dulu orang sering mendengar gubernur sebelumnya suka marah-marah maka, memang begitu yang harus dia lakukan. Akan tetapi dia harus tetap berhati bersih dan tidak ternodai oleh hal buruk.

Pembenahan Jakarta sekali lagi ini perkara tak mudah. Sehingga kalau ada pemimpin yang bilangnya 'Benahi Jakarta gampang' tentu itu sudah pasti berbohong.

Sebagai Ibukota Negara, maka sudah seharusnya Jakarta menjadi lebih baik dari sebelumnya. Apalagi sebentar lagi tinggal hitungan pekan, Jakarta akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Sejumlah PR menumpuk seperti pembenahan trotoar, pembenahan jalan raya, pembenahan sampah dan yang paling tak kalah penting adalah pembenahan Kali atau sungai. Secara khusus untuk kali yang sangat dekat dengan objek-objek vital. Semisal arena olahraga dan juga tempat istirahat para atlet dari berbagai negara.

Kan malu kalau tamu sudah datang tapi ternyata aromanya bau menyengat. Solusi yang ditawarkan Gubernur DKI Anies dengan menutupi sungan menggunakan jaring dinilai tidak efektif. Sontak saja hal ini menjadi Cuitan di jagad maya sosial media.

Bahkan ada pakar yang memberikan kajian ilmia bahwa bau yang timbul dari sungai tersebut tidak efektif jika diatasi dengan jaring-jaring. Karena bau tersebut bersifat gas.

Solusi "menyelimuti" (baca menutupi) sungai dengan jaring menjadi topik tersendiri, baik sebelum Asian Games 2018 maupun setelahnya.

Pembaca yang baik mari berikan solusi untuk masalah ini, Salam