Gaji Presiden Naik? Istana Menegaskan Itu Tidak Benar

Jokowi1
Jakarta, GoSulbar
-- Gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat diisukan mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini membuat pihak istana sontak angkat bicara dan membantah isu tersebut.

Dilansir Katadata,  Rabu (28/6), Pihak Istana Kepresidenan menyatakan gaji Presiden dan Wakil Presiden tidak naik.

"Adanya kabar yang menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo mendapatkan kenaikan gaji adalah tidak benar,” demikian tertulis pihak istana, Rabu (28/6).

Hingga saat ini, Presiden dan Wakil Presiden masih menerima gaji sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam pasal 2 Undang-Undang tersebut, tercantum bahwa gaji pokok Presiden adalah enam kali gaji pokok tertinggi pejabat di Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden. Di sisi lain, gaji pokok Wakil Presiden adalah empat kali gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil Presiden.

Adapun, menurut Peraturan Pemerintah No. 75 Tahun 2000, gaji pokok tertinggi pejabat negara, yaitu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mahkamah Agung (MA), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah sebesar Rp 5,04 juta per bulan. Dengan begitu, gaji pokok presiden adalah enam kalinya atau sebesar Rp 30,24 juta per bulan. Sedangkan gaji pokok Wakil Presiden adalah empat kalinya yakni sebesar Rp 20,16 juta per bulan.