Realsasi Gaji Terus Ditunda, Anggota DPRD Mamuju Mengemis ke Pemkab

Jakarta, GoSulbar.com-- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju, Sulbar, mengaku merasa mengemis ke pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju.

Hal tersebut disebabkan karena realisasi kenaikan gaji pimpinan dan anggota Mamuju. DPRD Mamuju berdasarkan PP 18 tahun 2017 hingga bulan November 2017 belum direalisasikan atau dibayarkan.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I Mamuju'>DPRD Mamuju Masram Jaya, dihadapan Kabag Hukum Muhammad Yani dan Kabag Keuangan serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Mamuju saat menggelar rapat di gedung Mamuju '>DPRD Mamuju , Jl. Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Senin (23/10).

"Ini bukan keinginan kami sehingga kami berharap jangan ada kesan realisasi kenaikan gaji ini terus-terus ditunda. Karena bagi kami kalau tim apresial yang mau dintunggu kapan mau selesainya," tuturnya menambahkan.

Ia berharap, harmonisasi pihak eksekutif dan legislatif tetap terjaga sehingga tidak ada saling menahan dan tidak ada khawatiran dari pihak DPRD untuk tidak dibayarkan pada anggaran perubahan ini. (mt/tt)

Sumber : Tribun Timur