Proyek Pelabuhan Pasangkayu Senilai Rp 70 Milliar Mamuju Utara Mangkrak

Jakarta,  GoSulbar.com-- PT Gaya Bhakti, kontraktor pembangunan proyek pelabuhan Pasangkayu senilai Rp 70 miliar dari APBN pada 2012 di Desa Pangiang, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, diduga kabur dan tidak membayar kewajiban pajaknya hingga ratusa juta rupiah ke pemerintah daerah.

Petugas Dinas Pendapatan Mamuju Utara yang mencari sang kotraktor hingga ke Makassar tak membuahkan hasil. Akibatnya, Dispenda Matra mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Mamuju Utara Abdul Wahid yang ditemui Mengatakan, pihaknya sudah sering menyurati PT Gaya Bhakti dan bahkan mendatangi langsung alamat perusahaan di Jalan Rappocini, Makassar, namun pihak kontraktor ternyata tidak ditemukan, Jumat (15/12).

Menurut Abdul Wahid, pihak PT Gaya Bhakti selama mengerjakan proyek pelabuhan Pasangkayu tidak pernah berkoordinasi dengan pemda. Bahkan, nilai kontraknya pun tidak pernah diperlihatkan ke dispenda, sehingga jumlah pajak yang harus dibayar oleh PT Gaya Bhakti belum diketahui. Namun nilainya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Walau pelabuhan tersebut telah rampung, namun hingga saat ini tak kunjung digunakan. Bahkan beberapa bagian bangunan sudah mulai mengalami kerusakan. (mt/kc)

Sumber : Kompas.com