Ketua KPU Mamuju Usman Suhuriah Meresmikan Sapo Manarang Pemilu

Jakarta, GoSulbar.com-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) meluncurkan Sapo Manarang (Rumah Pintar) Pemilu, di Kantor KPU Mamuju, Jl. Jenderal Sudiman, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Peluncuran Sapo Manarang Pemili, dihadiri oleh Ketua KPU Sulbar, Usman Suhuriah, sekaligus meresmikan yang ditandai dengan pengguntingan pita pada pintu Sapo Manarang Pemilu.

Asisten I Pemkab Mamuju, Artis Effendi, Perwakilan Dandim 1418  Mamuju, Ketua Panwaslu mamuju, Faisal Jumalang, seluruh Komisioner KPU Mamuju dan puluhan pelajar atau calon pemilu pemilu turut hadir. "Kehadiran RPP ini, diharapakan dapat menjadi sarana edukasi, utamanya bagi pemili pemula, karena dirumah pemilu ini kami menghadirkan bagaimana proses pencoblosan yang ada di TPS terhadap pemili pemula," tuturnya, Kamis (21/12).

Selain itu, kata Hamdan, kehadiran RPP juga menjadi wadah untuk masyarakat mendapatkan persentase pemilu di Kabupaten Mamuju, seperti pastisifasi pemilih perempuan, pemilih pemula, serta menjadi tempat untuk memperolehan suara pemilih sebelumnya.

"Didalam Sapo Manarang Pemuli ini, kami juga menyajikan data dalam bentuk grafik dan informasi tentang pemilu yang dipasang di dinding menggunakan baliho, bahkan kami menyediakan informasi dalam bentuk aplikasi sehinga informasi pemilihan dari tahun 2014 dapat kita akses," ujarnya

"Ini juga sekaligus akan menjadi laporan kepada masyarakat, apa yang sudah kami kerjakan selama mengembang amanah sebagai penyelenggara pemilu selama lima tahun di Mamuju. Dan yang paling penting semoga Sapo Manarang ini bisa menjadi sarana dan media edukasi utamanya pemilih pemula, megenai soal penamaan itu sengaja kami memilik Sapo Manarang untuk melokalkan nama-nama," tuturnya.

Sementara Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah, yang hadir meresmikan Sapo Manarang Pemili tersebut, mengatakan, kehadiran RPP untuk mendukung upaya dalam rangka meningkatkan pertisifasi pemilih.Tentu, kata Usman, kehadiran RPP ini tidak sekedar menjadi sarana, tapi perlu ada aktifitas dan program untuk menggerakan keberadaannya, seperti dialog untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran politik sehingga kita tidak berhenti pada sarana fisik saja tapi ada proses lanjut.

"Kita berharap ini dapat didukung oleh pemerintah Kabupaten, sehingga dapat menjadi bagian kebanggaan masyarakat Mamuju, dan diharapkan mampu menjawab ketidak tahuan masyarakat tentang kepemiluan," tuturnya.(mt/tt)

Sumber : Tribun timur