Heboh Lonte Harga Dua Juta Tersebar Lewat Sosial Media

Postingan percakapan yang tersebar di Facebook

Jakarta, Gosulbar.com -- Perkembangan jagat maya tidak dapat dipungkiri akan memunculkan rupa-rupa perkara dan juga mudahnya menyebarkan isu sehingga menjadi konsumsi publik.

Potongan gambar sekilas percakapan seseorang dengan orang lain yang disebutnya Lonte tersebar di liminasa salah satu grup Facebook.

Percakapannya seperti berikut;

AH: ia tggu sy tlp anggt dulu krn mobil dibawa
L: Ok uang di tangan le

AH: ia siap bosss
L: Berapa qt ksh ka
AH: 1,5 + 500 sesuai perjanjian
L: Jadi 2 juta le

AH: Sesuai perjanjian to?
AH: Mobil ternyata disumarorong... kesini mi saja dekat ji

Sepintas membaca obrolan diatas ada transaksi antara pelanggan dan penyedia suatu jasa. Namun tidak bisa dipastikan demikian, bisa saja ini adalah jebakan seorang istri kepada orang yg diduga lonte.

Potongan gambar berikutnya;

L: Musnakan si mmngx cuman z yg lonte di mamasa
AH: Makax semua lonte...mulai bsk sy urus jd tggu mi kalian dideportasi

L: Z kan cari uang bukan untuk pcri suami kamu jadi siapapun yg panggil z pasti prg ka le
AH: Knp ko minta2 ayam
itulah mkax bhaya memang lonte2 dimamasa
coba knp ko minta2 ayam sama suamix org

Potongan gambar selanjutnya

L: Ok z tunggu le
Dia yg ksh ka le
hahaha...mkx jadi lonteq juga biar qt rasa bagaimana enakx sm suamix orng le

AH: Oo bgtu....pepe'mu mau dibayar ayam hejee
Ooo tggu ko...

Potongan-potongan gambar tersebut diunggah oleh pemilih akun facebook @Harda Harda, beberapa jam sebelum artikel ini dimuat.

Pada unggahannya, @Harda Harda menuliskan,

"#fokus lingkaran merah
Beberapa minggu terakhir pemerintah sibuk menertibkan pedagang pasar lama yg nyata2 cari uang buat hidup...bagaimana tanggapanx mengenai lonte2 yg keliaran dikafe2 ballo yg nyata2 cari uang jual diri... Dan nyata2 meresahkan bahkan mengganggu rumah tangga org....dan efekx bisa jadi buat generasi mamasa...bahkan sdh menlanggar ada' ta to mamasa...#butuh penjelasan"

Sontak postingan tersebut ditanggapi hingga 98 kali, dikomentari hingga 379 komentar dan sudah sekali dibagikan.

Hingga tulisan ini dimuat, pengunggah gambar belum menanggapi pesan saat kami hubungi untuk meminta keterangan soal benar tidaknya pernyataan tersebut.