Diduga Terjadi Korupsi, Kejati Sulselbar Diminta Usut Proyek BNPB Mamasa

KorupsiJakarta, GoSulbar -- Pengerjaan proyek Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Mamasa yang menelan biaya hingga Rp 14 miliar ditenggarai terjadi tindak pidana korupsi.

Atas dugaan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Pembela Rakyat (DPP-PERAK) memohon agar Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat menyelidiki proyek BNPB di Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Melansir Tribunnews Senin (19/6), Ketua DPP PERAK, Adiarsa MJ mengatakan jika proyek yang dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi dan kelayakan. Bahkan bangunan tersebut sudah terdapat masalah di sejumlah titik.

"Proyek yang dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi dan kelayakan. Ironisnya bangunan yang baru berumur setahun sudah terjadi kerusakan disembilan titik," kata Adiarsa.

Proyek itu diduga ada unsur kesengajaan pemufakatan jahat dan persekongkolan dari pihak pihak terkait dan sangat sarat dengan penyuapan atau gratifikasi.

Adiarsa menduga terjadi kongkalikong yang melibatkan sejumlah pihak.

"Kuat dugaan terjadi kongkalikong dalam proyek yang melibatkan banyak pihak sesuai item pekerjaan yang telah dibagi bagi dengan total anggaran Rp 14 M," tuturnya. (bn/tn)

No Response

Leave a reply "Diduga Terjadi Korupsi, Kejati Sulselbar Diminta Usut Proyek BNPB Mamasa"