Baje Bandong dan Tenun Mamasa Dipamerkan di Surabaya

Jakarta, GoSulbar.com--  Enam Pemerintah Provinsi di Sulawesi menggelar promosi wisata di Surabaya selama dua hari hingga Minggu (12/11/2017). Tak hanya produk wisata yang dipamerkan, tapi juga produk khas unggulan makanan dan produk busana.

Salah satu produk makanan ringan khas yang dipamerkan adalah Baje Bandong khas Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Jajanan yang diolah dari beras ketan, parutan kepala dan gula itu biasa dikonsumsi warga Kolaka saat santai di rumah bersama keluarga.

"Semacam cemilan untuk santai-santai di rumah," tutur Sri Rejeki, anggota Dekranasda Kolaka Utara di lokasi pameran. Selain Baje Bandong, juga dipamerkan produk tenun khas Toraja Barat, 

yakni Tenun Mamasa. Tenun Mamasa adalah produk tenun khas suku Mamasa Toraja Barat yang biasa dikenakan untuk bahan busana pria dan wanita. Syahrudin Huldrin, Kepala Dinas Pariwisata, Sulawesi Utara, mengatakan, pihaknya sengaja membidik Jawa Timur untuk promosi wisata bertema "Kemilau Sulawesi" 2017, karena beberapa alasan. 

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti, Kemilau Sulawesi sebagai upaya pemerintah meningkatkan kunjungan wisata nusantara atau wisata dalam negeri. Hingga Agustus 2017, pergerakan wisata nusantara tembus 200 juta pergerakan dari proyeksi 180 juta pergerakan.

Kemilau Sulawesi 2017 digelar di Atrium Royal Plaza Surabaya 11 dan 12 November. Selain menghadirkan produk wisata 6 provinsi yakni Sulawesi Selatan, Tengah, Barat, Tenggara, Utara, dan Provinsi Gorontalo, juga dihadirkan produk wisata dari 23 kabupaten dan kita se Pulau Sulawesi. (13/11). (mt/kc)

Sumber : Sumber Kompas.com

 

No Response

Leave a reply "Baje Bandong dan Tenun Mamasa Dipamerkan di Surabaya"