Tubuh Bocah Asal Desa Pattidi Kurus, Akibat Konsumsi Obat Palsu

Jakarta GoSulbar.com-- Tubuh bocah asal Desa Pattidi, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Riski Alif (2), kian mengurus. Bukan karena gizi buruk, tapi mengonsumsi obat palsu.

Reski Alif dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju sejak Jumat 12 Januari. Reski Alif merupakan anak dari pasangan Anto dan Darling, namun keduanya sudah tidak serumah lagi alias cerai.

Awalnya, Anto mengira anak semata wayangnya itu menderita gizi buruk, namun setelah dikroscek BPOM Mamuju, ternyata badan Riski mengurus diakibatkan obat palsu yang dikonsumsi. Obat tersebut dibeli seharga Rp 1,2 juta dari penjual obat keliling.

“Saya belikan Rp 1,2 Juta, dia bilang kalau obat itu bagus untuk pertumbuhan anak usia dini,” ujarnya. Kepala BPOM Mamuju Nety Nurmuliawati kaget saat melihat kemasan obat yang telah konsumsi bocah malang tersebut. Nomor registrasi obat tersebut tidak terdaftar di BPOM.

Ia menambahkan, obat palsu tanpa nama dan nomor registrasi itu mendompleng nomor registrasi obat yang sudah ada. "Ini sangat berbahaya karna kita tidak tahu apa kandungan di dalam obat ini,” tutur Nety, Sabtu (13/1).

Merespon hal tersebut, Netty mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam mengkomsumsi obat-obatan terlebih diberikan kepada anak di bawah umur. “Sekarang sudah ada aplikasi check BPOM, apabila ada seperti ini bisa langsung di check, kasian anak ini diberi obat yang kita tidak tahu kandungan apa didalamnya,” ujarnya.(mt/tt)

Sumber : Tribun Timur