Penderita Hydrocepalus dirawat Seadanya Karena Terkendala Biaya

Jakarta, GoSulbar.com - Seorang bayi bernama Nur Afwa menderita Hydrocepalus. Bayi yang diketahui baru berumur 2,5 tahun tersebut harus menderita dengan kelainan kepala yang membesar melebihi ukuran bola.

Ia merupakan anak pertama dari pasangan Ahmad Khadafi Faisal dan Sri Dewi Rezki yang berasal dari Desa Bala, Kecamatan Bala, Kabupaten Polewali Mandar.

Dari keterangan sang ibu, Nur diketahui menderita Hydrocepalus sejak berumur satu bulan. Nur lalu dibawa ke RSUD Polewali untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, pihak rumah sakit memutuskan untuk merujuk Nur ke Rumah Sakit Wahidin Makassar. Pada saat Nur berusia tiga bulan, kemudian dilakukan operasi dikepalanya.

Setelah operasi tersebut, Nur harus rutin melakukan pemeriksaan di RSUD Polewali. Namun hingga usia Nur menginjak 2,5 tahun, penyakitnya tak juga membaik. Bahkan kepalanya menjadi semakin besar dari hari ke hari.

Dari ibu korban pula diketahuai bahwa, Nur berobat hanya mengandalkan BPJS. sebelumnya, ia pernah menerima bantuan dana pendamping dari bidang Kesra Pemkab Polman.

Ibu korban menyatakan bahwa ia ingin memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi anaknya namun ia terkendala di Biaya.

"Semoga pemerintah bisa peka melihat kondisi anak saya" ungkapnya penuh harap.

Kini bayi Malang tersebut masih dirawat di Ruang Perawatan Anak Asoka, kamar Beo lantai II RSUD Polman. Rencana pihak rumah sakit akan kembali merujuk Nur ke Rumah Sakit Wahidin Makassar setelah semua berkasnya lengkap. (LS)

Sumber : fokusmetrosulbar.com

No Response

Leave a reply "Penderita Hydrocepalus dirawat Seadanya Karena Terkendala Biaya"