Hanafi Rais: Pihak Asing Terindikasi Intervensi Hukum di Indonesia

hanafiJakarta, GoSulbar -- Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais berpendapat, pihak asing mencoba mengintervensi hukum Indonesia. Hal itu terlihat dari protes yang disampaikan oleh negara lain terhadap vonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama.

"Kalau secara insinuasi, pihak asing mencoba melakukan intervensi supaya Ahok bebas. Indikasi itu jelas ada , seperti dilakukan Belanda, Uni Eropa," tutur Hanafi, saat ditemui di Komplek Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Politikus PAN itu mengatakan, protes yang disampaikan oleh negara lain terhadap vonis dan penahanan Ahok dianggap bukan etika yang baik dalam hubungan internasional. Sebab, negara lain tidak boleh mencampuri proses hukum yang berlaku di Indonesia.

Dia justru mempertanyakan kenapa baru saat ini negara lain ikut campur dengan proses hukum di Indonesia, khususnya pada kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok. Padahal, kasus serupa sudah berulang kali terjadi di Indonesia.  "Kenapa hanya Ahok? Kasus yang lain sebelumnya ada, kenapa tidak dikomentari? Jadi, pihak asing yang mengintervensi, saya pikir sudah kebablasan," ucap Hanafi.

"Menteri luar negeri memerintahkan Duta Besar Belanda untuk Urusan HAM yang tengah berada di Jakarta untuk menyampaikan keprihatinan kepada Menteri HAM Indonesia dan juga kepada Duta Besar UE di Jakarta," kata Voordewind melalui telepon kepada BBC Indonesia.

Indonesia yang dikenal sebagai negara toleran dan relatif bebas dengan jumlah penduduk Islam terbesar di dunia, dikhawatirkan berubah, Selasa (16/5).(mt/mt)

No Response

Leave a reply "Hanafi Rais: Pihak Asing Terindikasi Intervensi Hukum di Indonesia"