Gedung DPRD Sulbar Tampak Sepi Usai Petingginya Jadi Tersangka

Jakarta, GoSulbar.com -- Gedung DPRD Sulbar yang terletak di Jl Abd Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar, tampak sepi.

Selama hampir sebulan, tiga pimpinan DPRD Sulbar tidak pernah beraktivitas di Gedung DPRD Sulbar. Pintu ruangan para pimpinan DPRD Sulbar, mulai dari ketua hingga tiga wakilnya tertutup rapat. Bahkan sebagian besar dari 45 anggota DPRD tidak nampak di degung wakil rakyat tersebut.

Salah seorang staf yang enggan disebut namanya mengatakan, sejak 45 anggota DPRD menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi APBD 2016 di Kejati Sulselbar, hingga adanya penetapan tersangka, tiga wakil Ketua DPRD Sulbar tak pernah hadir dikantor.

"Kalau ketua DPRD sering hadir setiap ada, tapi tiga pimpinan lainnya belum pernah saya lihat, apalagi saat ditetapkan tersangka di Kejati," jelas sumber itu.

Ia menambahkan, hingga kini mereka juga tidak mengetahui keberadaan para pimpinan DPRD itu. Pintu ruangannya juga selalu tertutup rapat.

Seperti diketahui, tiga pimpinan DPRD Sulbar masing-masing Ketua DPRD Andi Mappangara, Wakil Ketua II DPRD Munandar Wijaya, dan Wakil Ketua III H Harun akan menjalani sidang gugatan praperadilan kasus yang menjerat mereka menjadi tersangka di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan. (LS)

Sumber : Tribunnews.com