Pemerintah Beri Hak Khusus Pertamina dalam Lelang Blok Maratua

Jakarta, Gosulbar.com -- Pemerintah memberi hak khusus untuk PT Pertamina (Persero) dalam proses lelang blok minyak dan gas bumi (Migas) Maratua yang berada di darat dan lepas pantai perbatasan Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan dengan hak khusus tersebut, Pertamina bisa melakukan studi bersama (joint study) dengan pemerintah. Setelah studi selesai, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mereka bisa ikut lelang.

Meski demikian Pertamina mendapat hak khusus untuk ikut lelang tidak terbuka, hal ini mengingat PT Pertamina merupakan salah satu BUMN.

"Ini partisipasi Pertamina dan tidak dibuka untuk perusahaan lainnya," ujar dia di Jakarta, Senin (5/11).

Hak khusus itu tertuang dalam Peraturan Menteri 35 Tahun 2008 tentang tata cara penetapan dan penawaran wilayah kerja migas. Dalam aturan itu di pasal 35, Pertamina dapat mengusulkan penawaran langsung wilayah kerja.

Luas Blok Maratua secara total mencapai 7.835,07 kilometer persegi (km2). Cadangannya untuk minyak 204,86 MMBO dan gas 890,09 BCF. Bonus tanda tangan blok ini sebesar US$ 2 juta. Minimal komitmen pastinya terdiri dari Geologi & Geofisika (G&G) dan seismik tiga dimensi (3D) 500 km2.

Dengan hak khusus itu harapannya rasio penggantian cadangan migas (Reserve Replacement Ratio/RRR) Pertamina bisa meningkat. Sehingga meningkatkan ketahanan energi. 

Sumber: Katadata.co.id